Penyuluhan Sistem Drainase dan Sumur Resapan di Desa Pulau Sejuk Kecamatan Datuk Lima Puluh Batu Bara
Kata Kunci:
Sistem drainase, sumur resapan, limpasan hujanAbstrak
Setiap daerah mengalami perkembangan yang cukup pesat, ditandai oleh meningkatnya jumlah penduduk sehingga permintaan pemukiman penduduk semakin besar. Perkembangan pemukiman seperti perumahan penduduk yang terus berkembang , mengakibatkan berkurangnya daerah resapan air hujan, akibat luas daerah yang ditutupi oleh perkerasan semakin luas dan menyebabkan terjadinya genangan air bahkan bisa terjadi banjir. Perkembangan pemukiman harus didukung dengan infrastruktur sistem drainase yang baik, sehingga pada saat musim hujan daerah ini tidak mengalami banjir dan genangan yang tinggi lagi di sepanjang jalan lintasan yang ada. Seperti diketahui bahwa sebagian besar daerah Batu Bara merupakan daerah yang selalu dilanda banjir jika musim penghujan tiba. Sistem drainase di Desa Pulau Sejuk Kecamatan Datuk Lima Puluh Kabupaten Batu Bara sangat tidak memadai, bahkan di sepanjang jalan yang ada di desa ini tidak memiliki saluran drainase yang dapat mengalirkan air ketika banjir dan genangan sehingga lintasan jalan tidak dapat dilewati dengan berjalan kaki apalagi dengan kendaraan bermotor. Misalnya saja tepat di jalan pintu masuk dan di gang-gang sering terjadi banjir, karena saluran drainasenya adalah saluran tanah, sehingga tidak efektif untuk pengaliran air ke saluran pembuang, dan genangan banjir menutupi sebagian lebih badan jalan, sehingga kendaraan yang lewat harus mengurangi kecepatan, karena jika tidak bisa merugikan pengguna jalan yang lain, yang akan terkena cipratan air. Hasil pengamatan di lapangan terlibat bahwa pengaliran air cukup deras menyeberangi jalan ketika curah hujan yang cukup tinggi, dikarenakan saluran drainase yang buruk dan tidak mengaliri ke saluran pembuang dan gang-gang terlihat genangan air dan memasuki perumahan penduduk hingga 50 cm. Hasil sosialisasi dan  penyuluhan menunjukkan antusias yang tinggi dari masyarakat setempat baik aparat desa maupun perwakilan anggota masyarakat. Hasil kesepakatan tim pengabdi dan masyarakat didapatkan bahwa perbaikan sistem drainase dan sistem sumur resapan ini dapat diterapkan di beberapa lokasi dengan mempertimbangkan skala prioritas yang dilihat dari tingkat kebutuhan. Perbaikan sistem drainase tanah menjadi drainase beton disertai sumur resapan dari beberapa halaman rumah warga.



