Pengenalan Budidaya Microgreen sebagai Media Edukasi Pertanian Modern bagi Siswa SMA di Kota Medan
Abstrak
Rendahnya ketertarikan generasi muda terhadap sektor pertanian menjadi tantangan dalam regenerasi petani, sehingga diperlukan upaya edukasi sejak usia sekolah. Salah satu inovasi yang dapat diperkenalkan adalah budidaya microgreen, yaitu tanaman yang dipanen pada fase awal pertumbuhan (7–21 hari) dengan kandungan nutrisi tinggi, budidaya sederhana, dan tidak membutuhkan lahan luas. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan mengenalkan budidaya microgreen sebagai media edukasi pertanian modern bagi siswa SMA di Kota Medan. Kegiatan dilaksanakan di Laboratorium Ilmu Tanah Universitas Satya Terra Bhinneka pada 17 Juli 2026 dengan sasaran 10 siswa SMA, menggunakan pendekatan participatory learning and action yang dikombinasikan dengan metode learning by doing. Realisasi kegiatan meliputi penyampaian materi mengenai konsep, sejarah, kandungan gizi, serta teknik budidaya dan pemanenan microgreen, dilanjutkan dengan sesi demonstrasi dan praktik langsung penanaman menggunakan media tanam berlapis. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang signifikan pada aspek pengetahuan konseptual, keterampilan praktis, serta rasa percaya diri siswa dalam mempraktikkan tahapan budidaya microgreen secara mandiri. Antusiasme siswa terlihat dari tingginya intensitas pertanyaan dan keterlibatan aktif selama sesi praktik maupun diskusi. Kegiatan ini memberikan dampak positif pada aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik siswa, sekaligus membuka wawasan bahwa pertanian modern dapat diterapkan secara sederhana, efisien, dan ramah lingkungan meski di lahan terbatas. Dengan demikian, budidaya microgreen terbukti efektif sebagai media edukasi pertanian modern yang mampu meningkatkan pemahaman, keterampilan, dan minat siswa SMA terhadap sektor pertanian sebagai bidang yang inovatif dan menjanjikan di masa depan.



